Minggu, 15 November 2009

Bamus Betawi Tingkatkan Pariwisata Jakarta


Badan Musyawaran Masyarakat Betawi (Bamus Betawi), sebagai wadah bernaung dan berkumpulnya organisasi masyarakat Betawi yang juga sebagai mitra Pemerintah Daerah terus berupaya menggali dan mengembangkan budaya Betawi, baik dibidang seni, makanan, busana maupun budaya perilakunya.

oleh sebab itu kini Bamus Betawi telah mengagendakan salahsatu kegiatan tahunan “Lebaran Betawi” sebagai dayatarik wisata baik untuk wisatawan lokal maupun Mancanegara, hal tersebut di tegaskan Ketua Umum Bamus Betawi, Mayjen TNI (Purn) H Nachrowi Ramli, saat ditemui wartawan disela acara Lebaran Betawi yang digelar di Perkemahan Ragunan beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Putra Betawi yang dibesarkan di TNI ini menegaskan, “Kalau di Solo dan Jogja ada Sekatenan, maka di ibukota Jakarta juga memiliki kegiatan tahunan yang digelar warga Betawi, yang juga tidak kalah menariknya untuk dikunjungi dan dinikmati, karena didalam kegiatan “Lebaran Betawi”, tersebut banyak menyajikan hiburan kesenian tradisional Betawi, serta menjajakan makanan Khas Betawi yang bisa kita nikmati dengan harga murah.

Digelarnya Lebaran Betawi merupakan tradisi lebaran masyarakat Betawi sehabis berpuasa serta berhari Raya, dengan kegiatan ini kita ingin meningkatkan Silaturahim baik intern warga Betawi maupun dengan warga etnis lain, yang kesemuanya adalah warga Jakarta, karena lebaran Betawi ini bukan saja untuk orang Betawi, namun untuk semua warga ibukota Jakarta, kita membuka pintu untuk siapa saja agar mau hadir dalam acara Lebaran Betawi.

Disamping itu kegiatan ini juga sesuai dengan Undang-Undang no.29 tahun 2008, disana disebutkan salahsatu kewajiban Pemda DKI adalah Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Betawi, dan kegiatan ini merupakan implementasi payung hukung tadi, dan dengan kegiatan ini Bamus Betawi juga berharap dengan Lebaran Betawi dapat menjadi dayatarik wisata, kita akan terus mengembkan serta mengemas lebih baik lagi, agar wisatawan domestik maupun luar negeri, kalau mau lihar kekhasan wisata ya…… lihatlah salahsatu adalah lebaran Betawi, pinta H Nachrowi Ramli.

Dengan kegiatan ini kita tetap mengutamakan silaturahim, namun budaya Betawi juga tetap ditampilkan apakah kesenian maupun tatakramanya, karena dalam tatakrama Betawi juga ditekankan, bahwa yang muda harus datang pada yang lebih tua, kalau pergi ke orang tua, perlu ada oleh-oleh, namun jangan dilihat nilai atau bentuknya, namun merupakan bentuk sumbangsih dari yang muda kepada yang tua.

Dari aspek Kesenian juga akan terus kita tingkatkan dan kembangkan, jangan sampai saat ini timbul kemudian redup, demikian juga kuliner Betawi jangansampai tidak adalagi orang yang masak makanan khas Betawi, para Pedagang yang ada, merupakan binaan dari beberapa Organisasi Masyarakat yang ada dalam Bamus Betawi, baik pembinaan melalui pelatihan dan permodalan, ini semua wujud pembinaan, pengembangan maupun pelestarian Budaya Betawi, tegas H Nachrowi Ramli.

0 komentar:

Posting Komentar

 
METRO REALITA ONLINE. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.